Jumat, 25 Februari 2011

MEMBIMBING & MENGAJAR ANAK DENGAN CARA CERDAS



SATU, Tuhan YME menciptakan setiap anak cerdas. Faktor pola  pengasuhan orangtua yang salah-konsep serta pengaruh lingkungan yang salah menjadi sebab kecerdasannya tak berkembang semestinya.
DUA , Pada masa tumbuh-kembang di usia sekolah setiap anak membutuhkan perhatian yang cermat dan tuntunan yang jelas. Keteledoran-keteledoran yang kecil dapat membelokkan perkembangan kejiwaannya ke arah yang kurang semestinya dan untuk "membayar"nya, sungguh amat mahal !.
TIGA, Prestasi akademik setiap anak dapat ditumbuhkan sejak usia dini dengan membangun kemampuan inteligensi, emosi & motivasi. Harap diingat, faktor IQ hanya berperan ± 4 - 20 % dari kesuksesan seseorang, sedangkan faktor penyumbang dan penentu terpenting justru tergantung pads kualitas EQ ESQ, LQ, CQ, AQ DQ FQ dan beberapa faktor Quotiens / kecerdasan strategic lainnya.

A. TANDA-TANDA KEBERBAKATAN ANAK
1.       Sedikit membutuhkan tidur
2.       Memiliki jangka perhatian yang g panjang
3.       Memiliki tingkat aktivitas yang tinggi
4.       Bereaksi dalam terhadap rasa sakit, kecewa, sedih
5.       Mengalami kemajuan belajar yang cepat
6.       Memiliki days ingat yang baik
7.       Senang dan cepat belajar
8.       Rasa ingin tabu / ten" dengan buku-buku
9.       Memiliki rasa humor yang baik
10.     Punya imajinasi yang hidup
11.     Punya nalar yang baik untuk memecahkan masalah
12.     Memiliki kepekaan tinggi dan mullah terharu

B. CARA EFEKTIF MEMBIMBING ANAK

1.       Bimbinglah anak berbasis intelektual & spiritual
2.       Berikan tuntunan secara konsisten sejak dini
3.       Lakukan berbagai hal dengan nuansa kebersamaan
4.       Sterilkan pengaruh2 buruk dari lingkungan gaulnya
5.       Kata kunci : tekun dan telaten dalam membimbing
6.       Jangan lakukan kekerasan dalam membimbing anak
7.       Jangan asal melarang yang akan dilakukan anak
8.       Berikan tuntunan tapi jangan sering mendikte
9.       Berikan tuntunan kompak ayah+ibu secara imbang
10.     Ajari anak secara praktis dgn. contoh2 sederhana

C. KEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK ANAK SECARA OPTIMAL

Patokan instruksional materi untuk mengajarkan kecerdasan majemuk adalah dengan kata-kata kunci sbb :
1.      Linguistik : bacakan, tuliskan dengarkan, diskusikan, ceritakan, ungkapkan, syairkan.
2.      Logika-Math: berikan alasan, mengapa, bagaimana, urutkan gambar, cari perbedaan/persamaan, jumlahkan, kurangi, kahkan, bagilah, gabung-kelompokkan.
3.      Visual : lihat, perhatikan dengan cermat, gambarlah, visualisasikan, warnai, buatlah grafik, susunlah eambar yang terpisah, khayalkan.
4.      Musik: mainkan alat musik, nyanyikan, lagukan dengan irama lambat-cepat, dengar irama & tirukan Duisikan dengan lirik untuk hafalan2 tertentu.
5.      Kinestetik: lompat, lari, sentuh, laras-imbang kaki-tangan, menari senam, lempar, tangkap.
6.      Social: bekerjasama, interaksi, menyapa, bersikap rukun, ramah, menolong.
7.      Intrapersonal: renungkan, rasakan kaitkan dengan feeling / rasa, gunakan intuisi.
8.      Natural: tanam tumbuhan, pelihara hewan, rawat, bersihkan, menata, perbaiki.
9.      Emosi: ekspresikan maksud, tenang, empati, simpati, gembira, sedih.
10.   Spiritual: pahami agama/ketuhanan, beribadah, berbuat baik, peduli sesama, hormat,moral+

 
D. JANGAN TERLALU MENDEWAKAN IQ ; KEMBANGKAN EQ SECARA RASIONAL

Emotional Intelligence / EQ adalah aspek kecerdasan emosi manusia yang terdiri atas kecakapan PRIBADI dan kecakapan SOSIAL. Secara garis besar EQ terdiri atas 15 aspek :
1.  Kemampuan memahami perasaan dalam diri sendiri
2.  Kemampuan menyatakan hak, keterbukaan mengekspresikan maksud tanpa ragu
3.  Kemampuan menghargai dan menerima hal positif dari dalam diri sendiri
4.  Kemampuan menyadari potensi diri dengan melibatkan diri dalam kehidupan sosial agar lebih bermakna
5. Kemandirian : mengatasi persoalan dan melakukan berbagai hal tanpa bantuan orang fain
6. Empati kemampuan menyadari, memahami, menghargai perasaan orang lain
7. Hubungan sosial beradaptasi, bergaul, bersosialisasi, menjadi bagian masyarakat
8. Tanggung jawab sosial : menjadi ang_gota kelompok yang kooperatif, kontributif, & konstruktif
9. Problem solving : kemampuan meng--iadapi & mengatasi masalah
10. Uji kenyataan : memahami kenyataan bahwa dalam hidup ada sukses ada gagal, ada baik ada buruk
11. Kemampuan mengatur pikiran, emosi, perilaku sesuai dengan situasi-komisi yang berubah2
12. Toleransi stres : kemampuan bertahan dan menghadapi permasalahan secara aktif dan positif
13.  Kemampuan menahan dorongan untuk bertindak dalam merespon atau menerima tekanan / stress
14. Perasaan puas, menyenangi diri & orang lain, bersenang-senang atau bersukacita
15. Optimisme : yakin terhadap kemampuan diri untuk mencapai target keberhasilan

E. CIRI-CIRI KREATIVITAS DERAJAT TINGGI :
·   Suka memilih bends-bends yang bagus
·   Senang bercerita kepada orang lain
·   Imajinasi tinggi dan dinamis
·    Mampu mempengaruhi / mengajak orang lain
·   Bersikap mandiri atau tidak suka dibantu
·    Punya pendapat/ide berbeda dengan orang lain
·   Mewujudkan ide dengan kreasi sendiri
·   Berani bersikap tegas / gentleman
·   Cepat memahami suatu masalah
·   Berani menantang / menghadapi risiko
·    Melakukan'aktivitas tak beraturan / dinamis
·    Pembawaan diri luwes / fleksibel
·    Memainkan berbagai permainan dgn. terampil
·    Menyukai berbagai permainan
·    Suka bermain-main dalam waktu yang lama
·    Melakukan tindakan secara spontan
·    Punya kepekaan naluri / cepat tanggap
·    Sering melibatkan perasaan / feeling
·    Cenderung gembira dan energik
·     Memiliki empati/peka terhadap orang lain
·    Berpendapat / bersikap berubah-ubah

Semoga bermanfaat {}

Wikipedia

Hasil penelusuran

Pengikut